Prelude

Perkenalkan nama saya David Santosa, persahabatan dengan Nicolas Sihombing bermula saat kami bersekolah di SMA Pangudi Luhur (Jln. Brawijaya 4, Jakarta Selatan) tahun 1998-2000. Kedekatan kami berawal dari kesamaan dan antusiasme dalam berbisnis CD game computer. Pada saat itu suka dan duka kami lewati bersama dalam menjalankan bisnis kecil kami dan banyak pengalaman yang kita dapatkan saat itu.

Setelah lulus dari SMA kami pun berpisah karena Nicolas melanjutkan kuliah di Jerman, dan saya berpikir kami akan “lost contact” dan persahabatan kami berakhir sampai disini. Tapi pada kenyataannya kami tetap aktif berkomunikasi menanyakan kabar masing-masing dan sharing perjalanan hidup. Awalnya Nicolas berencana untuk kuliah bisnis di Jerman, tetapi setelah mengalami “pengalaman spiritual” akhirnya dia memutuskan untuk mengambil kuliah teologi dan menjadi pendeta.

Usaha Kopi

Setelah berkeluarga, Nicolas mulai menekuni usaha kopi yang diperkenalkan oleh sepupunya di awal 2014.

Karena adanya perbedaan konsep dan nilai-nilai usaha yang dirintis oleh Nicolas, maka dia memutuskan untuk terjun langsung untuk mencari biji kopi terbaik yang ada di Indonesia tanpa bantuan sepupunya. Mulailah dia berpetualang dari Sabang sampai Merauke di awal tahun 2015 untuk bertemu langsung dengan petani-petani kopi dan mencari salah satu perkebunan kopi dengan biji kopi terbaik di seluruh nusantara. Saya bersyukur kami tetap aktif berkomunikasi sehingga banyak pengalaman-pengalaman Nicolas yang memang bermakna dalam perjalanannya mencari biji kopi dan petani yang bisa diceritakan ke saya.

Ini apron khusus dibuatkan David untuk saya!

Menurut saya konsep yang dijalankan Nicolas dalam usaha kopinya sangat kuat yaitu membuka coffee shop di Jerman dengan menyediakan kopi terbaik dari Indonesia, karena memiliki tujuan ingin mensejahterahkan hidup petani-petani kopi yang ada di Indonesia dengan cara:

  • menjalin hubungan langsung dengan intensif dimana Nicolas diangkat seperti anak dan saudara sendiri dari petani kopi
  • juga Nicolas mengangkat profil para petani tersebut dan memperkenalkannya kepada penikmat kopi di Jerman sana
  • Tujuannya adalah untuk menjalin ikatan batin emosional yang sehat antara petani kopi di Indonesia dan penikmat kopi di Jerman

Perusahaan Saya

Di saat Nicolas berjuang dalam menjalankan usaha coffee shopnya, sayapun mulai merintis usaha dalam bidang konveksi seragam seperti kemeja, polo shirt, tshirt, jaket dan celana panjang.

Nama perusahaan saya adalah PT. R.E.X Santosa Production. Client-client yang sudah dibuatkan seragam oleh kami antara lain:

  • Swissbel Hotel
  • Puninar Logistic
  • Pizza Hut
  • Lazada Express
  • BPN
  • Sheraton
  • Marriot group

Saya bersyukur hingga saat ini dapat terus berjuang dalam menjalankan usaha dan bisa sharing pengalaman hidup saya kepada Nicolas.

Ikut Acara Presentasi Di Jakarta

Diawal Januari 2018 kami berjumpa untuk kesekian kalinya, karena Nicolas mengadakan sebuah presentasi tentang perjalanan dia merintis usaha kopi. Mengambil tempat di rumah orang tuanya di daerah bintaro, saya dan tamu undangan yang lainnya dengan seksama mendengarkan cerita dan usaha-usaha yang sudah Nicholas lakukan dalam membangun hubungan kepada petani-petani kopi di flores, dan tanpa saya duga Nicolas telah mengajarkan kepada seorang anak bimbingan rohaninya yang berasal dari Kenya untuk mengikuti jejak Nicolas dalam usaha kopi ini, suatu usaha yang patut diacungi jempol.

Outro

Akhir kata saya selalu berdoa semoga Nicolas dapat terus berjuang menjalankan misi-misi kebaikan kepada petani kopi di Indonesia khususnya di Flores (karena sudah jatuh hati kepada petani disana) dan selalu dilindungi baik dia dan keluarganya oleh Tuhan. God bless you, Nicolas!

Jakarta, 6 Desember 2018

David Santosa

PT. R.E.X Santosa Production
Kp. Pintu Air No. 29
Harapan Mulya, Bekasi
Phone : +62 815 88 13 079 (Whatsapp/Line)
Email : david.santosa81@gmail.com